Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho
melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor
PLN (Persero) Unit Pengatur Beban (UPB)
Wilayah Sumatera Bagian Utara di Jalan KL
Yos Sudarso Medan, Rabu (25/8) sekitar pukul
16.00 WIB tadi.
Dalam sidak yang berlangsung sekitar 1 jam
tersebut, Gubsu membawa serombongan
wartawan cetak dan elektronik. Mengenakan
kemeja biru gelap bercorak, orang nomor satu
di Sumut itu diterima GM PT PLN Wilayah,
Dyananto.
Kedatangan Gatot tersebut menjawab desakan
masyarakat untuk segera memberikan solusi
dalam mengatasi krisis listrik di daerah ini.
Selain sidak ke Unit Pengatur Beban (UPB)
Wilayah Sumatera Bagian Utara, Gatot juga
meninjau pembangkit listrik tenaga diesel
(PLTD) atau genset berkapasitas 20 MW, yang
disewa PT PLN dari pihak ketiga di PLTG
Glugur.
Dalam inspeksi mendadak ke Unit Pengatur
Beban, Gatot Pujo Nugroho sempat naik tensi.
Tensi Gatot terlihat meninggi saat mendapat
penjelasan mengenai pengaturan beban dari staf
UPB Wilayah Sumbagut.
“Bisa dipastikan tidak, kapan masyarakat akan
menghadapi pemadaman. Soal waktunya
maksud saya,” kata Gatot yang saat itu
didampingi Kepala Dinas Pertambangan, Binsar
Situmorang.
Gatot menginginkan, agar PLN bisa transparan
dalam memberikan jadwal pemadaman ke
masyarakat. “Kita ingin agar PLN memberikan
informasi publik yang lebih transparan, sehingga
masyarakat tau, jam berapa mendapatkan
pemadaman di daerah A,” ujar Gubsu kepada
sejumlah wartawan yang mengikutinya.
Gatot bilang, dia menerima banyak keluhan
dari masyarakat mengenai krisis listrik yang
terjadi di daerah ini. Apalagi efek dari
pemadaman itu telah memberikan dampak
sosial ke masyarakat, politik dan bahkan sosial
keagamaan.
“Barang kali dengan bahasa yang lama, PLN ini
bisa dikatakan sudah tidak bertuhan. Karena
pemadaman sering terjadi pada jam-jam
ibadah, baik jam ibadah gereja maupun pada
saat umat muslim melaksanakan ibadah,” sebut
Gatot.
Kepada wartawan, Gatot menegaskan,
pemerintah provinsi terus mendesak dan
mengingatkan PLN.
“Kami juga minta pemerintah pusat
mempercepat, penanganan krisis energi listrik
yang ada di Sumut. Saya juga minta PLN agar
memberikan informasi yang transparan. Kalau
memang defisit, harus transparan. Terutama
soal waktu pemadaman,” bebernya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
|
|
| Table Cell |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar