SELAMAT IDUL FITRI 1SYAWAL 1435 H MOHON MAAF LAHIR & BATHIN
The Web ahmadirwan61
news

Jumat, 11 Oktober 2013

Modal Parang, Kakek Bejat 3 Kali Perkosa Siswi SMP

RANTAU-PM
Diancam parang, seorang kakek berusia 60
tahun tiga kali sukses memerkosa anak gadis
tetangganya yang masih duduk di bangku SMP.
Akibat perbuatan itu, kini kakek berinisial DRS
asal Dusun Bulu Tolang, Desa Sei Siarti, Kec.
Panai Tengah, Kab. Labuhanbatu itu terpaksa
ber-urusan dengan polisi. Sementara Melati
(15), sebut saja begitu nama korban masih
mengalami trauma mendalam.
Berharap pelaku ditangkap, Selasa (8/10) siang,
Melati didampingi keluarganya membuat
pengaduan ke ruang SPK Polres Labuhanbatu.
Kepada petugas, gadis belia yang masih
dibawah umur itu mengaku keperawanannya
telah direnggut DRS pertama kali pada Sabtu
(28/9) lalu.
“Waktu itu sekitar pukul 22.00 WIB. Aku
diperkosa kakek itu di belakang rumah. Saat itu
aku sedirian di rumah. Aku diancam bunuh
pakai parang bila tak mau bersetubuh
dengannya,” beber Melati. Puas menikmati
tubuh molek gadis belia berkulit hitam manis
itu, DRS kemudian mengancam akan
membunuh Melati jika menceritakan aksi
bejatnya kepada siapa pun.
Bahkan, kakek yang telah memiliki 5 orang
cucu itu mengancam akan membunuh keluarga
korban.
“Setelah diperkosa, aku diancam bunuh kalau
cerita kepada siapa-siapa. Bahkan dia juga
mengancam akan membunuh keluargaku,”
ungkap Melati.
Takut dengan ancaman tersebut, Melati pun
merahasiakan aksi bejat tetangganya itu.
Namun ternyata, kebungkaman Melati itu
membuat DRS ketagihan, hingga nekat
memerkosanya untuk kedua kalinya, yakni pada
Selasa (01/10) lalu, sekitar pukul 00.00 WIB.
“Untuk yang kedua kalinya, aku juga diperkosa
di belakang rumah. Saat itu aku juga sedang
sendirian di rumah dan dia tiba-tiba masuk ke
dengan membawa sebilah parang,” ujar Melati.
Nikmatnya tubuh Melati mungkin membuat
kakek bejat itu ketagihan. Sebab, pada Selasa
(08/10) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB,
DRS kembali memperkosa Melati untuk ketiga
kalinya.
“Ya, untuk yang ketiga kalinya, aku diperkosa
saat seluruh keluargaku pergi ke Negeri Lama
menghadiri pesta pernikahan. Aku diperkosanya
di tempat yang sama, di belakang rumah,” jelas
Melati. Namun naas bagi DRS, aksi perkosaan
yang ia lakukan untuk yang ketiga kalinya itu
terlihat oleh salah seorang tetangga korban
Hotler Tambunan (40), yang kemudian
melaporkan kejadian itu kepada abang korban,
B Tambunan (18).
“Nah, dari abangnya itulah pertama kali
mendapat info kalau anak perempuanku itu
telah di perkosa kakek penjahit itu,” ujar ibu
kandung korban, N Batubara (40) kepada kru
koran ini di ruang SPK Polres Labuhanbatu.
Masih kata ibu anak 3 itu, ia sangat terkejut
mendapat laporan anak keduanya itu telah
diperkosa. Saat itu juga, ia dan suaminya S
Tambunan (46) langsung menginterogasi Melati
yang akhirnya mengakui telah 3 kali diperkosa
pelaku.
“Rupanya sudah 3 kali anakku diperkosa. Dan
dia selalu diancam akan dibunuh jika bercerita
kepada orang lain” ungkapnya.
Sementara Kepala SPK Polres Labuhanbatu
Ipda Jodi Indrawan SIK didampingi Kasubag
Humas Polres Labuhanbatu AKP MT Aritonang,
membenarkan adanya laporan aksi perkosaan
yang dilakukan kakek yang bekerja sebagai
penjahit itu. Kata Jodi, kasus tersebut kini
masih dalam penyelidikan pihak Polres
Labuhanbatu.
“Dan secepat mungkin, tersangkanya. Nanti
akan kita tangkap,” ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

antara News Headlines
(new window)
Table Cell